"I am and I WIll", Hari Kanker Sedunia
Sumber: istock/photo
Peringatan kali ini menjadi yang ke-20 kalinya bagi Hari Kanker Sedunia. Dikutip dalam CNN Indonesia, UUIC melakukan survey global dengan 15 ribu orang dewasa di 20 negara. Hasilnya yaitu adanya perbedaan kesadaran terhada kanker di antara beberapa kelompok sosial.
Setiap tanggal 4 Februari, Union for Intenational Cancer Control
(UICCC) memperingati Hari Kanker
Sedunia. Awal mulanya dijatuhkan pada 4 Februari 2000 dalam acara World Summit
Against Cancer di Paris yang membahas yang membahas tentang penelitian,
pencegahan, peningkatan layanan dan kesadaran akan penyakit kanker. Dihasilkanlah
9 deklarasi dari hasil kesepakatan lebih dari 100 negara. Hal ini bertujuan
untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat serta pemerintah mengenai penyakit
kanker.
Kanker adalah penyakit paling mematikan nomor 2 di dunia. Ada sekitar
9,6 juta jiwa meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Menurut WHO, sekitar 40
persen kematian akibat kanker dapat dicegah. Sebagai hasilnya, meningkatkan
kesadaran akan pencegahan kanker adalah tujuan utama banyak organisasi kanker
dan kesehatan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, menurut Kemenkes RI, kanker merupakan salah
satu penyebab kematian tertinggi dengan kasus kanker sebanyak 1,4 orang per
1000 penduduk.
Penyakit kanker yang banyak pada laki-laki adalah kanker paru-paru
dan usus, sementara wanita paling banyak menderita kanker payudara dan kanker
leher rahim. Beberapa kanker yang paling mematikan di Indonesia ialah kanker
paru-paru, kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, kanker serviks, dan
kanker hati.
Banyak masyarakat yang mengampanyekan Hari Kanker Sedunia dengan
cara #Nohairselfie atau kampanye potong rambut sebagai chairity yang bertujuan
untuk saling memberikan dukungan kepada para penderita kanker. Adapun yang
hingga mencukur rambutnya untuk menunjukan keberanian para penderita kanker
dalam menjalani proses pengobatan.

Komentar
Posting Komentar