"I am and I WIll", Hari Kanker Sedunia


Sumber: istock/photo

Tahun 2020 kali ini, peringatan Hari Kanker Sedunia mengusung tema “I am and I Will” yang artinya komitmen dalam diri untuk melakukan sebuah tindakan. Tema tersebut merupakan ajakan untuk bertindak yang mendesak orang-orang untuk membuat komitmen pribadi dan mewakili kekuatan tindakan individu yang diambil sekarang untuk memengaruhi masa depan, seperti yang dilansir dari Britannica.com, Selasa (4/2/2020).

Peringatan kali ini menjadi yang ke-20 kalinya bagi Hari Kanker Sedunia. Dikutip dalam CNN Indonesia, UUIC melakukan survey global dengan 15 ribu orang dewasa di 20 negara. Hasilnya yaitu adanya perbedaan kesadaran terhada kanker di antara beberapa kelompok sosial.

Setiap tanggal 4 Februari, Union for Intenational Cancer Control (UICCC)  memperingati Hari Kanker Sedunia. Awal mulanya dijatuhkan pada 4 Februari 2000 dalam acara World Summit Against Cancer di Paris yang membahas yang membahas tentang penelitian, pencegahan, peningkatan layanan dan kesadaran akan penyakit kanker. Dihasilkanlah 9 deklarasi dari hasil kesepakatan lebih dari 100 negara. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat serta pemerintah mengenai penyakit kanker.

Kanker adalah penyakit paling mematikan nomor 2 di dunia. Ada sekitar 9,6 juta jiwa meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Menurut WHO, sekitar 40 persen kematian akibat kanker dapat dicegah. Sebagai hasilnya, meningkatkan kesadaran akan pencegahan kanker adalah tujuan utama banyak organisasi kanker dan kesehatan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, menurut Kemenkes RI, kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi dengan kasus kanker sebanyak 1,4 orang per 1000 penduduk.

Penyakit kanker yang banyak pada laki-laki adalah kanker paru-paru dan usus, sementara wanita paling banyak menderita kanker payudara dan kanker leher rahim. Beberapa kanker yang paling mematikan di Indonesia ialah kanker paru-paru, kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, kanker serviks, dan kanker hati.

Banyak masyarakat yang mengampanyekan Hari Kanker Sedunia dengan cara #Nohairselfie atau kampanye potong rambut sebagai chairity yang bertujuan untuk saling memberikan dukungan kepada para penderita kanker. Adapun yang hingga mencukur rambutnya untuk menunjukan keberanian para penderita kanker dalam menjalani proses pengobatan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

FAMGOFEST 2019, Ada yang Baru Lho!

Orchid Park Cikole, Wajib Masuk List Kujunganmu Di Bandung

Etika Dasar Bersama Lawan Bicara, Apakah Kamu Sudah Melakukannya?